KAMI BERDIRI DIATAS DAN UNTUK SEMUA GOLONGAN

Saturday, September 2, 2017

STRUKTUR ORGANISASI DAN ADMINISTRASI GUGUS DEPAN PRAMUKA

STRUKTUR ORGANISASI DAN ADMINISTRASI GUGUS DEPAN PRAMUKA


I.    PENDAHULUAN

1.      Gugus depan disingkat Gudep adalah kesatuan organik dalam Gerakan Pramuka yang merupakan wadah untuk menghimpun anggota Gerakan Pramuka sebagai Peserta Didik Pembina Pramuka dan Majelis Pembimbing Gugusdepan.
2.      Anggota putera dan puteri dihimpun dalam Gudep yang terpisah, masing - masing merupakan Gudep yang berdiri sendiri.
3.      Gugusdepan merupakan ujung tombak Gerakan Pramuka, karena kepramukaan sebagai proses pendidikan progresif diselenggarakan dalam satuan - satuan pramuka yang terhimpun dalam Gugusdepan.
4.      Tujuan dibentuknya Gugus depan sebagai wadah terhimpunnya Perindukan Siaga, Pasukan Penggalang, Ambalan Penegak dan Rancana Pandega, adalah untuk :
1.      memudahkan pengelolaan dan penyelenggaraan kepramukaan dalam mencapai tujuan Gerakan Pramuka.
2.      memudahkan dan menjamin dilaksanakan proses pendidikan progresif yang utuh/komplit secara efisien dan efektif.
3.      memudahkan dan menjamin dilaksanakannya kepramukaan sebagai proses pendidikan sehat, terencana dan praktis.
4.      memudahkan terjadinya interaksi antara Pembina Pramuka dan Pembantu Pembina Pramuka Siaga, Penggalang, Penegak dan Pandega guna menjamin kesinambungan proses pendidikan progresif yang utuh/komplit.
 
II.    MATERI POKOK Gugus Depan Pramuka Struktur Organisasi dan Administrasi

1.    Gugusdepan Lengkap terdiri atas :
·         satu Perindukan Siaga, berusia 7 - 10 tahun
·         satu Pasukan Pramuka Penggalang, berusia 11 - 15 tahun
·         satu Ambalan Pramuka Penegak, berusia 16 - 20 tahun
·         satu Racana Pramuka Pandega, berusia 21 - 25 tahun.

2.    Ketentuan tiap satuan dalam Gudep.
a.    Perindukan Pramuka Siaga
1.      Perindukan terdiri paling banyak 40 orang Pramuka Siaga
2.      Perindukan dibagi dalam satuan - satuan kecil yang dinamakan "Barung" yang masing - masing terdiri atas 5 - 10 orang Pramuka Siaga.
3.      Pembentukan barung dilakukan oleh para Pramuka Siaga dengan bantuan Pembina dan Pembantu Pembina Pramuka Siaga.
4.      Tiap Barung memakai nama  warna yang dipilih sendiri, misalnya     : Barung Merah, Barung Biru sbb.
5.      Barung tidak memakai bendera barung .

b.    Pasukan Pramuka Penggalang
1.      Pasukan terdiri paling banyak 40 orang Pramuka Penggalang
2.      Pasukan terdiri atas satuan - satuan kecil yang dinamakan "Regu", yang masing - masing terdiri dari 5 - 10 orang Pramuka Penggalang
3.      Pembentukan regu dilakukan oleh para Pramuka Penggalang sendiri, dan bila diperlukan dapat dibantu oleh para Pembina dan Pembantu Pembina Pramuka Penggalang.
4.      Tiap regu memakai nama yang dipilih sendiri, yaitu untuk putera digunakan nama hewan/binatang dan regu puteri nama tumbuh-tumbuhan atau bunga.
5.      Tiap regu ditandai dengan bendera regu bergambar yang sesuai dengan nama - nama regu.

c.    Ambalan Penegak
1.      Ambalan terdiri paling banyak 40 orang Pramuka Penegak.
2.      Ambalan dapat dibagi dalam beberapa satuan kecil yang disebut "Sangga" yang masing - masing terdiri atas 5 - 10 orang Pramuka Penegak.
3.      Pembentukan Sangga dilakukan oleh Pramuka Penegak sendiri.
4.      Sangga menggunakan nama dan lambang sesuai dengan aspirasinya, dengan ketentuan tidak menggunakan nama dan lambang yang sudah digunakan oleh badan organisasi lain.
5.      Untuk mengerjakan suatu pekerjaan atau tugas ; Ambalan Penegak dapat membentuk Sangga Kerja yang anggotanya terdiri  dari anggota sangga yang telah ada.  Sangga kerja bersifat sementara sesuai dengan tugas yang harus  dikerjakan

d.    Racana Pandega
1.      Racana Pandega terdiri atas paling banyak 40 orang Pramuka Pandega.
2.      Racana Pandega tidak dibagi dalam satuan-satuan kecil.
3.      Untuk mengerjakan sesuatu pekerjaan atau tugas Racana Pandega dapat membentuk kelompok kerja yang anggotanya terdiri atas anggota racana yang ada.

3.    Pimpinan
a.    
Gugus depan (Gudep) 
·         Gudep dibentuk oleh musyawarah Gudep (Mugus)
·         Gudep dipimpin oleh seorang Pembina Gudep yang dipilih oleh musyawarah Gugus depan untuk masa bakti 3 tahun.
·         Pembina Gugusdepan menyusun pembina satuan Pramuka di Gudepnya, yaitu :
·         Seorang Pembina Siaga dan 3 orang Pembantu Pembina Siaga untuk tiap perindukan.
·         Seorang Pembina Penggalang dan dua orang Pembantu Pembina Penggalang untuk setiap pasukan.
·         Seorang Pembina Penegak dan seorang Pembantu Pembina Penegak untuk setiap Ambalan.
·         Seorang Pembina Racana untuk setiap racana.

b.    Perindukan Siaga
·         Perindukan Siaga dibina oleh Seorang Pembina Siaga dan dibantu oleh 3 orang Pembantu Pembina Siaga.
·         Pembina dan Pembantu Pembina Perindukan Siaga Putera dapat dijabat oleh pria atau wanita sedangkan Pembina dan Pembantu Pembina Perindukan Siaga Puteri hanya boleh dijabat oleh wanita.
·         Barung secara bergilir dipimpin oleh Pemimpin dan wakil Pemimpin Barung yang dipilih oleh dan dari para anggota barung.
·         Oleh para pemimpin barung  ditunjuk salah satu Pemimpin barung untuk  melaksanakan  tugas di tingkat perindukan yang disebut Pemimpin Barung Utama, di panggil Sulung.  Pemimpin Barung Utama tersebut tetap memimpin barungnya.
·         Untuk pendidikan kepimpinan para Pramuka Siaga, diadakan Dewan Perindukan Siaga, disingkat Dewan Siaga yang terdiri atas para Pemimpin Barung, Wakil Pemimpin Barung, Pemimpin  Barung Utama, dan Pembina Siaga serta Pembantu Pembina Siaga; dengan kegiatan sebagai berikut :
·         Dewan Siaga mengadakan pertemuan sebulan sekali pimpin Pembina Siaga atau Pembantunya.
·         Dewan Siaga bertugas m,engurus dan mengatur kegiatan - kegiatan Perindukan Siaga dan menjalankan putusan - putusan yang diambil oleh Dewan Siaga.

c.    Pasukan  Penggalang
·         Pasukan dibina oleh seorang Pembina Penggalang dibantu dua orang Pembantu Pembina.
·         Pembina dan Pembantu  Pembina Penggalang Putera harus dijabat oleh pria, sedang Pembina dan Pembatu Pembina Penggalang Puteri harus dijabat oleh wanita.
·         Regu dipimpin secara bergilir oleh seorang Pemimpin Regu dan Wakil Pemimpin Regu yang dipilih oleh dari para anggota regunya.
·         Oleh dan dari para Pemimpin Regu dipilih seorang untuk melaksanakan tugas di tingkat pasukan yang disebut Pemimpin Regu Utama dipanggil Pratama.
·         Untuk pendidikan kepemimpinan para Pramuka Penggalang, diadakan Dewan Pasukan Penggalang disingkat Dewan Penggalang, yang terdiri atas para Pemimpin Regu Wakil Pemimpin Regu, Pemimpin Regu Utama, Pembina Penggalang  dan para Pembantu Pembina ; dengan kegiatan  sebagai berikut :
·         Dewan Penggalang  mengadakan rapat sebulan sekali.
·         Ketua Dewan Penggalang adalah Pratama, sedangkan jabatan Penulis dan Bendahara Dewan Penggalang dipegang secara begilir oleh para anggota Dewan Penggalang.
·         Dewan Penggalang bertugas mengurus dan mengatur kegiatan Pasukan  Penggalang.
·         Dalam rapat Dewan Penggalang, Pembina dan Pembantunya bertindak sebagai Penasehat Pengarah, Pembimbing, serta mempunyai hak mengambil keputusan terakhir.
·         Untuk membina kepemimpin dan rasa tanggung jawab para Pramuka  Penggalang, diadakan Dewan Kehormatan Pasukan Penggalang yang terdiri atas para Pemimpin Regu, Pemimpin Regu Utama, Pembina dan Para Pembantu Pembina ; dengan kegiatan :
·         Dewan Kehormatan Penggalang bersidang dalam hal terjadi peristiwa yang menyangkut tugas Dewan Kehormatan Penggalang.
·         Hasil Putusan Sidang dilaporkan kepada Pembina Gugusdepan.
·         Ketua dan Wakil Ketua Dewan Kehormatan Penggalang adalah Pembina Penggalang dan Pembantunya, sedangkan Sekretaris Dewan adalah salah seorang Pemimpin Regu.
·         Dewan Kehormatan Penggalang berkewajiban untuk menentukan :
·         pelantikan, pemberian TKK, tanda penghargaan  dll kepada Pramuka Penggalang yang berjasa atau berprestasi.
·         pelantikan Pemimpin dan Wakil Pemimpin Regu serta Pratama.
·         tindakan terhadap pelanggaraan Kode Kehormatan
·         rehabilitasi anggota Pasukan Penggalang.
·         Anggota yang dianggap melanggar sebelum diambil tindakan diberi kesempatan untuk membela diri dalam Rapat Dewan Kehormatan.


d.    Ambalan Penegak
·         Ambalan Penegak dibina oleh seorang Pembina Penegak dibantu oleh Pembantu Pembina Penegak.
·         Pembina Penegak dan Pembantu Pembina Penegak Putera harus dijabat oleh pria, sedang untuk Puteri  harus dijabat wanita.
·         Untuk mengembangkan kepemimpinan di ambalan dibentuk Dewan Ambalan Penegak disingkat Dewan Penegak yang dipimpin oleh Ketua yang disebut Pradana dengan susunan sebagai berikut :
·         Seorang Ketua
·         Seorang Wakil Ketua
·         Seorang Sekretaris
·         Seorang Bendahara
·         Beberapa Anggota
·         Dewan dipilih dari pemimpin-pemimpin dan wakil pemimpin Sangga.
·         Untuk membina kepemimpinan dan rasa tanggungjawab  para Pramuka Penegak dibentuk Dewan Kehormatan Penegak yang terdiri atas Anggota Dewan Penegak dan Pembina. Dewan Kehormatan Penegak bersidang untuk membahas :
·         peristiwa yang menyangkut kehormatan Pramuka Penegak
·         pelantikan, penghargaan atas prestasi/jasanya dan pelanggaran terhadap kode kehormatan.
·         Dalam Dewan Kehormatan Penegak, Pembina dan Pembantunya bertindak sebagai pengarah dan penasehat.

c.    Racana Pandega
·         Racana dibina oleh seorang Pembina Pandega dibantu seorang Pembantu Pembina ; Pembina dan Pembantu Pembina Puteri harus dijabat wanita, sedang Pembina dan Pembantu Pembina Putera harus dijabat pria.
·         Untuk mengembangkan kepemimpinan di Racana dibentuk Dewan racana Pandega disingkat Dewan Pandega yang dipimpin oleh seorang Ketua, dengan susunan sebagai berikut :
·         seorang Ketua
·         seorang Wakil Ketua
·         seorang Sekretaris
·         seorang Bendahara
·         seorang Anggota.
Dewan tersebut dipilih dari para anggota racana.

·         Untuk membina kepemimpinan dan tanggungjawab para Pramuka Pandega dibentuk Dewan Kehormatan Pandega yang terdiri atas para anggota racana yang sudah dilantik.
    Dewan Kehormatan Pandega bersidang untuk membahas :
·         peristiwa yang menyangkut kehormatan Pramuka Pandega.
·         pelantikan, penghargaan atas prestasi/jasanya dan pelanggaran terhadap kode kehormatan.
·         Dalam Dewan Kehormatan Pandega, Pembina bertindak sebagai konsultan.

4.    
Tugas tanggung jawab Pembina Gugus depan
·         a.   memimpin gudepnya selama masa bakti Gudep (3 tahun)
·         b.   melaksanakan ketetapan Kwarcab dan Kwarran
·         c.   meningkatkan jumlah dan mutu anggota Gerakan Pramuka
·         d.   membina dan mengembangkan organisasi, perlengkapan dan keuangan Gudep
·         e.   menyelenggarakan kepramukaan di dalam Gudepnya.
·         f.    memimpin pembina satuan, dan bekerjasama dengan majelis pembimbingn Gudep dan Orang tua peserta didik.
·         g.   mengadakan kerja sama dengan tokoh -  tokoh masyarakat.
·         h.   menyampaikan laporan tahunan kepada Korsa dan Kwarran dengan tembusan ke kwarcab.
·         i.    menyampaikan pertanggungjawaban Gudep kepada Musyawarah Gudep.
Dalam melaksanakan tugasnya Pembina gudep bertanggungjawab kepada musyawarah Gudep (MUGUS).

5.    Tugas Pembina Satuan 
·         a.    membina para Pramuka dalam satuannya.
·         b.    membantu Pembina Gudep dalam rangka kerja sama dan hubungan timbal balik antara Gerakan Pramuka dengan Orang tua pramuka.
·         c.    memberi laporan kepada Pembina Gudep tentang perkembangan satuannya.
·         d.    berusaha meningkatkan  kemampuan dan keterampilan serta  pengetahuan yang diperlukan untuk melaksanakan tugasnya.
·         e.    bertanggungjawab kepada Pembina Gudep.

6.    Gugus depan Luar Biasa.
Gugusdepan Luar Biasa ialah Gugusdepan yang anggotanya terdiri atas anak-anak penyandang cacat jasmani maupun mental, terdiri dari penyandang :
·         a.    Tuna Netra (golongan A)
·         b.    Tuna Rungu  Wicara (golongan B)
·         c.    Tuna Grahita (golongan C)
·         d.    Tuna Daksa (golongan D)
·         e.    Tuna Laras (golongan E)

7.    Musyawarah Gugusdepan (MUGUS)
·         a.    Di dalam setiap Gudep, kekuasaan tertinggi terletak pada Musyawarah Gudep (MUGUS).
·         b.    Pembina Gudep menyelenggarakan MUGUS sekali dalam 3 tahun dan menjabat sebagai pemimpin  Mugus.
·         c.    Peserta Mugus terdiri dari pada Pembina Pramuka, para Pembantu Pembina,  perwakilan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega.
·         d.    Acara pokok Mugus adalah :
·         pertanggungjawaban pembina Gudep selama masa baktinya termasuk pertanggungjawaban keuangan.
·         rencana kerja Gudep untuk masa bakti berikutnya.
·         pemilikan pembina Gudep baru.
·         e.    Pertanggungjawaban keuangan Gudep selama masa baktinya yang dibuat oleh Pembina Gudep dengan bantuan seorang ahli administrasi keuangan, dan sebelum diajukan ke Mugus diteliti dan disyahkan oleh suatu panitia verifikasi yang dibentuk oleh Mugus yang lalu.

8.    Dewan Kehormatan Gudep
a.    Dewan Kehormatan dibentuk untuk :
·         menilai sikap dan perilaku anggota Gerakan Pramuka di tingkat gudep, yang melanggar kode kehormatan atau merugikan nama baik Gerakan Pramuka.
·         menilai sikap, perilaku, dan jasa seseorang untuk mendapatkan tanda penghargaan.

b.    Dewan Kehormatan Gudep terdiri atas :
·         Mabigus
·         Pembina Gudep
·         Para Pembina Satuan
·         Dewan Ambalan/Racana (apabila diperlukan)
·          


9.    Administrasi Gudep
a.    Buku -buku Administrasi                            
1.      buku Induk
2.      buku Keuangan
3.      buku Acara Kegiatan
4.      buku Inventaris
5.      buku Agenda dan Ekspedisi
6.      buku Harian
7.      buku/Kartu Data Pribadi

8.      buku Risalah Rapat

ADMINISTRASI GUGUS DEPAN

A.        PENGERTIAN

a.     Administrasi dalam arti luas, adalah pengelolaan satuan yang meliputi : perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian kegiatan kepramukaan di satuan.
b.     Administrasi dalam arti terbatas (sempit) ialah meliputi penataan dan penertiban secara tertulis atau kegiatan-kegiatan yang disebut tata usaha dalam Gugus Depan Gerakan Pramuka.

B.        FUNGSI

Admnistrasi berfungsi :
a.     Untuk melaksanakan pengawasan, terhadap semua pekerjaan harus dilakukan menurut ketentuan.
b.     Sebagai pedoman pokok yang harus dilaksanakan untuk ditetapkan di lingkungan Organisasi Gerakan Pramuka.

C.        PENGGOLONGAN ADMINISTRASI

Untuk mencapai tujuan, maka hal-hal yang berkaitan dengan tulis menulis, maka di golongkan sebagai berikut :
1)     Catatan
2)     Laporan
3)     Perencanaan, rencana dan program
4)     Keputusan
5)     Surat menyurat

D.        SURAT MENYURAT

a.     Surat adalah suatu alat penyampaian berita secara tertulis yang berisi pemberitahuan, pernyataan permintaan dan lain-lain kepada pihak lain.
b.     Surat menyurat adalah kegiatan pengendalian arus berita baik tertulis maupun lisan yang timbul dari adanya pencatatan, laporan, perencanaan atau program dan keputusan yang memungkinkan adanya permintaan penjelasan penambahan kekurangan-kekurangan atau perubahan-perubahan.
c.     Cara penomoran surat (surat keluar) disusun sebagai berikut :
1)     Nomor urut surat keluar
2)     Kode Kwartir
3)     Kode Bidang / Gugus Depan
Contoh                            =  003/02.157-02.158 - C
003                                   =  Nomor urut surat keluar
02.157-02.158                  =  Nomor Gudep
C                                       =  Kegiatan
d.   Distribusi pengiriman surat sesuai dengan alamat yang dicantumkan, baik alamat kepada maupun tembusan.
e.     Susunan surat dapat dibagi dalam 3 (tiga) bagian yaitu :
1)          Kepala surat, yang terdiri dari :
a.     Nama organisasi/kesatuan
b.     Tempat, Tanggal, Bulan dan Tahun
c.      Nomor
d.     Klasifikasi (sifat)
e.      Lampiran
f.      Perihal/Hal
g.      Alamat
h.     u.p (untuk perhatian), apabila perlu
2)          Isi surat, terdiri dari :
a.     Pendahuluan
b.     Uraian/maksud
c.      Kalimat penutup
3)          Penutup surat, terdiri dari :
a.     Nama Jabatan
b.     Tanda Tangan
c.      Nama Pejabat
d.     Cap atau stempel
e.      Tembusan
d.     Surat menyurat dibagi dalam 2 (dua) macam yaitu :
1)          SURAT MASUK, ialah semua tulisan-tulisan atau berita-berita yang diterima dari instansi/pihak lain, yang penerimaannya dipusatkan di sekretariat atau bagian lain yang diberi wewenang untuk tugas itu.
2)          SURAT KELUAR, ialah semua tulisan-tulisan yang dikirimkan kepada instansi/pihak lain, yang setiap konsep untuk diajukan kepada pimpinan disalurkan melalui Kepada Sekretariat/Sekretaris atau pejabat yang diberi wewenang meneliti.

E.        ADMINISTRASI YANG DIPERLUKAN DI GUGUS DEPAN / AMBALAN :
1.              Buku Induk Gugus Depan
2.              Buku Keuangan
3.              Buku Inventaris
4.              Buku Tamu
5.              Buku prestasi
6.              Buku acara latihan dan notulen Dewan Ambalan
7.              Log book /Daftar Peristiwa Penting
8.              Buku Presensi dan Iuran
9.              Buku Riwayat Ambalan
10.           Buku Agenda Ambalan
11.           Buku Catatan Ambalan
Buku-buku tersebut masih dapat ditambah lagi apabila memungkinkan untuk diadakan.

1.       Buku Induk Gugus Depan
No
NTA
Nama
TTL
Agama
Ortu/ Wali
Pekerjaan Ortu/ Wali
Alamat
Tgl Masuk
Ket
               
…………….., ….. …………… 20 ….
Pembina Gugus Depan,


(……………………..)

                                                              
2.       Buku Keuangan
Digunakan untuk mencatat keluar masuknya uang yang dimiliki Gudep/Ambalan baik dari kas mingguan, bulanan maupun uang dari usaha lain. Pada setiap akhir bulan diadakan penutupan kas dan diketahui pembina.
Formatnya dapat dibuat sbb :

KAS BULAN = ...............................
Tanggal
Uraian
Debet
Kredit
Saldo



Jumlah


Pradana

........................
Bendahara

..........................
Pembina

........................

Kolom debet untuk mengisi uang masuk, sedangkan kolom kredit untuk mengisi uang keluar. Pada akhir bulan diadakan penutupan kas dan pada baris jumlah, kolom debet dan kolom kredit harus sama/ diisikan pada bagian saldo (kalau ada), bahkan mungkin minus.

3.       Buku Inventaris
Mencatat tentang harta benda kekayaan milik Ambalan misalnya, Bendera Ambalan, Bendera Merah Putih, Bendera Semaphore dan Bendera Morse, tali tongkat, tenda, dll.
Format kolomnya dapat dibuat seperti berikut :
No
Nama Barang
Jumlah
Kode Barang
Harga
Tgl Pengadaan
Ket






…………….., ….. …………… 20 ….
Pembina Gugus Depan,


(……………………..)
                                                          

4.       Buku Tamu

No
Nama
Alamat
Jabatan
Tujuan
Saran/Pesan
Paraf

5.       Buku Prestasi
Mencatat tentang prestasi anggota Ambalan dalam pencapaian SKU dari tingkat Bantara dan Laksana.
Formatnya dapat dibuat seperti berikut :
NO
NAMA
PENEGAK BANTARA/LAKSANA
KET
Tgl lulus
Tgl Lantik
Yang Lantik
Tempat Lantik
1.
2.
3.
Dst.

6.       Buku Acara Latihan dan Notulen Dewan Ambalan
Memuat tentang hasil pertemuan Ambalan yang membahas tentang latihan dengan format sbb :
1. Hari dan Tanggal                    : .........................................................
2. Tempat                                     : .........................................................
3. Hadir                                         : ............................................... orang
4. Acara                                        : 1. .....................................................
                                                          2. .....................................................
untuk notulen Dewan Ambalan formatnya sbb :
1. Hari dan Tanggal                    : .........................................................
2. Tempat                                     : .........................................................
3. Hadir                                         : ............................................... orang
4. Acara                                        : 1. .....................................................
                                                        2. .....................................................
5. Keputusan yang diambil        ..........................................................
                                                         ..........................................................

7.       Log Book
Mencatat tentang kejadian penting yang diambil regu. Kejadian penting yang perlu dicatat adalah kejadian yang mengesankan dan lucu, disertai dengan gambar-gambar karikaturik yang jenaka dengan sedikit kata-kata yang lucu namun sopan. Yang perlu dimasukkan ke log book adalah kesan-kesan yang positif, untuk kesan yang negatif hindarkan agar tidak menimbulkan kenangan yang jelek.
Log Book dapat dibuat untuk masing-masing anggota Sangga

8.       Buku Presensi dan Iuran
Buku ini digunakan untuk mencatat kehadiran anggota Ambalan serta iuran anggota Ambalan untuk setiap kali latihan.

Format dapat dibuat seperti berikut :
NO
NAMA
PRESENSI MINGGU KE
IURAN MINGGU KE
KET
I
II
III
IV
V
I
II
III
IV
V
1.  
2.  
3.  
4.  
5.  
6.  
7.  
8.  

1.              BUKU RIWAYAT AMBALAN
Mencatat tentang anggota Ambalan, mulai masuk kedalam Ambalan, jabatan dalam Ambaln, kecakapan, hoby, sekolah, dsb dengan disertai foto. Disamping itu riwayat Ambalan juga mencatat riwayat pimpinan regu mulai regu itu berdiri, sampai dengan sekarang.Formatnya dapat dibuat seperti berikut :
1.         Nomor                                                : .........................................
2.         Nama                                                 : .........................................
3.         Alamat                                               : .........................................
4.         Agama                                               : .........................................
5.         Tempat&Tanggal Lahir                  : ............................
6.         Tanggal masuk ambalan                 : ............................
7.         Pelantikan Kecakapan Umum
8.         Masuk                                              : tanggal ................ tempat ......................................
9.         Penegak Bantara                             : tanggal ................ tempat ......................................
10.      Penegak Laksana                            : tanggal ................ tempat ......................................
11.      Jabatan dalam Ambalan
Tanggal ........................... jabatan .............................................
Tanggal ........................... jabatan .............................................
12.      Kecakapan Khusus
Tanggal ........................... TKK ..................................................
Tanggal ........................... TKK ..................................................
Tanggal ........................... TKK ..................................................
13.      5. Hobby                            : .......................................................................
14.      Sekolah
SD                                       : lulus tanggal ..........................................
SMP Kelas 1                     : tanggal .............................................
SMP Kelas 2                     : tanggal .............................................
SMP Kelas 3                     : tanggal .............................................
SMA Kelas 1                     : tanggal .............................................
SMA Kelas 2                     : tanggal .............................................
15.      Kegiatan yang pernah diikuti
1. ................................................ di ..................................... tgl ...................................
2. ................................................ di ..................................... tgl ...................................
3. ................................................ di ..................................... tgl ...................................


10.  Buku Agenda Ambalan
Mencatat tentang surat masuk dan surat keluar
Formatnya dapat dibuat sbb :
No
Nomor Surat
Tanggal Surat
Dari/Kepada
Perihal
Kode Arsip
Tanggal
Terima
kirim





11.  Buku Catatan Ambalan
Mencatat segala sesuatu yang menyangkut tentang materi kepramukaan baik teori maupun praktek. Digunakan sebagai bahan acuan atau pedoman pada saat melaksanakan latihan maupun pada waktu mengikuti lomba kepramukaan.

Contoh Surat :
Logo Cikal
GERAKAN PRAMUKA
GUGUS DEPAN 05.157 – 05.158
SMA TUNAS KELAPA JEPARA
Sekretariat : Jln HOS. Cokroaminoto 3 Telp. : (0291) 595 941 Jepara – 59417
Nomor                     : 001/05.157 – 05.158 – C                                   Jepara, 16 Februari 2011
Sifat                         : Biasa
Lampiran                 : -
Perihal                     : Pemberitahuan Kegiatan

Kepada Yth.:
Ketua Kwartir Ranting Jepara
Di -
                Jepara

Salam Pramuka,
Disampaikan dengan hormat bahwa, untuk merealisasi program kerja Gugus Depan 05.157 – 05.158 SMA Tunas Kelapa Jepara Tahun Pelajaran 2010/2011 akan melaksanakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Kepramukaan (LDKP) pada tanggal 19 s.d 20 Februari 2011 yang bertempat di SMA Tunas Kelapa Jepara.
Berkenaan dengan hal tersebut diatas, perlu kami beritahukan bahwa peserta kegiatan dimaksud adalah anggota Pramuka Penegak Bantara dan Penegak Laksana dengan jumlah 50 orang.
Demikian pemberitahuan kami sampaikan, dan untuk menjadikan periksa. Atas perhatiannya kami menyampaikan terima kasih.
IKHLAS BHAKTI BINA BANGSA BER BUDI BAWA LAKSANA

GERAKAN PRAMUKA
GUDEP 05.157 – 05.158
SMA TUNAS KELAPA JEPARA
Pembina Gudep,

Drs. MUH. SATYA DHARMA


Tembusan Kepada Yth. :
1.     Ketua Kwartir Cabang Jepara
2.     Ketua Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Kwarcab Jepara
3.     Ketua Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Kwarran Jepara
4.     Kepala Sekolah SMA Tunas Kelapa Jepara selaku Kamabigus
5.     Arsip.


Logo Cikal
GERAKAN PRAMUKA
GUGUS DEPAN 05.157 – 05.158
SMA TUNAS KELAPA JEPARA
Sekretariat : Jln HOS. Cokroaminoto 3 Telp. : (0291) 595 941 Jepara – 59417
Nomor                 : 001/05.157 – 05.158 – C                                           Jepara, 16 Februari 2011
Sifat                     : Biasa
Lampiran             : -
Perihal                 : Pemberitahuan Kegiatan

Kepada Yth.:
Ketua Kwartir Ranting Jepara
Di -
                Jepara

Salam Pramuka,
Disampaikan dengan hormat bahwa, untuk merealisasi program kerja Gugus Depan 05.157 – 05.158 SMA Tunas Kelapa Jepara Tahun Pelajaran 2010/2011 akan melaksanakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Kepramukaan (LDKP) pada tanggal 19 s.d 20 Februari 2011 yang bertempat di SMA Tunas Kelapa Jepara.
Berkenaan dengan hal tersebut diatas, perlu kami beritahukan bahwa peserta kegiatan dimaksud adalah anggota Pramuka Penegak Bantara dan Penegak Laksana dengan jumlah 50 orang.
Demikian pemberitahuan kami sampaikan, dan untuk menjadikan periksa. Atas perhatiannya kami menyampaikan terima kasih.
IKHLAS BHAKTI BINA BANGSA BER BUDI BAWA LAKSANA

GERAKAN PRAMUKA
GUDEP 05.157 – 05.158
SMA TUNAS KELAPA JEPARA
Pembina Gudep,

Drs. MUH. SATYA DHARMA

Tembusan Kepada Yth. :
1.     Ketua Kwartir Cabang Jepara
2.     Ketua Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Kwarcab Jepara
3.     Ketua Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Kwarran Jepara
4.     Kepala Sekolah SMA Tunas Kelapa Jepara selaku Kamabigus
5.     Arsip.


Logo Cikal
GERAKAN PRAMUKA
GUGUS DEPAN 05.157 – 05.158
SMA TUNAS KELAPA JEPARA
Sekretariat : Jln. HOS. Cokroaminoto No. 3 Telp. : (0291) 595 941 Jepara – 59417
Nomor                 : 002/05.157 – 05.158 – C                                            Jepara, 16 Februari 2011
Sifat                     : Penting
Lampiran             : -
Perihal                 : Permohonan Pemateri

Kepada Yth.:
Ketua Kwartir Ranting Jepara
Di -
 Jepara

Salam Pramuka,
Disampaikan dengan hormat bahwa, untuk merealisasi program kerja Gugus Depan 05.157 – 05.158 SMA Tunas Kelapa Jepara Tahun Pelajaran 2010/2011 akan melaksanakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Kepramukaan (LDKP) pada tanggal 19 s.d 20 Februari 2011 yang bertempat di SMA Tunas Kelapa Jepara.
Sehubungan dengan hal tersebut, kami mohon kiranya Kakak berkenan untuk dapat menugaskan 1 (satu) orang anggota Dewan Kerja Pramuka Penegak & Pramuka Pandega Kwartir Ranting Jepara untuk dapat memberikan materi “Administrasi Gugus Depan” pada kegiatan dimaksud. Dengan ketentuan sebagai berikut :
  Hari, tanggal                  : Sabtu, 19 Februari 2011
  Waktu                            : Pukul 19.30 s.d 20.30 WIB
  Tempat                           : Aula SMA Tunas Kelapa Jepara
  Pakaian                          : Pramuka Lengkap
  Keterangan                     : Jadwal kegiatan terlampir
Demikian permohonan kami, atas perhatian dan perkenaannya kami menyampaikan terima kasih.
IKHLAS BHAKTI BINA BANGSA BERBUDI BAWA LAKSANA

GERAKAN PRAMUKA
GUDEP 05.157 – 05.158
SMA TUNAS KELAPA JEPARA
Pembina Gudep,

Drs. MUH. SATYA DHARMA


Tembusan Kepada Yth. :
Ketua Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Kwartir Ranting Jepara


Logo Cikal
GERAKAN PRAMUKA
GUGUS DEPAN 05.157 – 05.158
SMA TUNAS KELAPA JEPARA
Sekretariat : Jln. HOS. Cokroaminoto No. 3 Telp. : (0291) 595 941 Jepara – 9417
Nomor                 : 003/05.157 – 05.158 – C                                           Jepara, 16 Februari 2011
Sifat                     : Penting
Lampiran             : -
Perihal                 : UNDANGAN

Kepada Yth.:
Ketua Kwartir Ranting Jepara
Di -
 Jepara

Salam Pramuka,  
Disampaikan dengan hormat bahwa, untuk merealisasi program kerja Gugus Depan 05.157 – 05.158 SMA Tunas Kelapa Jepara Tahun Pelajaran 2010/2011 akan melaksanakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Kepramukaan (LDKP) pada tanggal 19 s.d 20 Februari 2011 yang bertempat di SMA Tunas Kelapa Jepara.
Sehubungan dengan hal tersebut, kami mohon kiranya Kakak berkenan untuk dapat menugaskan 1 (satu) orang anggota Dewan Kerja Pramuka Penegak & Pramuka Pandega Kwartir Ranting Jepara untuk dapat menghadiri Upacara Pembukaan pada :
 Hari, tanggal                     : Sabtu, 19 Februari 2011
 Waktu                               : Pukul 14.00 WIB
 Tempat                              : Aula SMA Tunas Kelapa Jepara
 Pakaian                             : Pramuka Lengkap
Demikian permohonan kami, atas perhatian dan perkenaannya kami menyampaikan terima kasih.
IKHLAS BHAKTI BINA BANGSA BERBUDI BAWA LAKSANA

GERAKAN PRAMUKA
GUDEP 05.157 – 05.158
SMA TUNAS KELAPA JEPARA
Pembina Gudep,

Drs. MUH. SATYA DHARMA


Tembusan Kepada Yth. :
Ketua Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Kwartir Ranting Jepara          


Logo Cikal
GERAKAN PRAMUKA
GUGUS DEPAN 05.157 – 05.158
SMA TUNAS KELAPA JEPARA
Sekretariat : Jln. HOS. Cokroaminoto No. 3 Telp. : (0291) 595 941 Jepara – 59417
Nomor                 : 004/05.157 – 05.158 – C                                           Jepara, 16 Februari 2011
Sifat                     : Biasa
Lampiran             : -
Perihal                 : Laporan Kegiatan

Kepada Yth.:
Ketua Kwartir Ranting Jepara
Di -
                Jepara

Salam Pramuka,
Disampaikan dengan hormat bahwa, Gugus Depan 05.157 – 05.158 SMA Tunas Kelapa Jepara Tahun Pelajaran 2010/2011 telah melaksanakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Kepramukaan (LDKP) pada tanggal 19 s.d 20 Februari 2011 yang bertempat di SMA Tunas Kelapa Jepara.
Berkenaan dengan hal tersebut diatas, perlu kami beritahukan bahwa kegiatan dimaksud diikuti oleh anggota Pramuka Penegak Bantara dan Penegak Laksana dengan jumlah 50 orang. Adapun laporan kegiatan sebagaimana terlampir.
Demikian laporan kami sampaikan dan untuk menjadikan periksa, atas perhatianya kami menyampaikan terima kasih.
IKHLAS BHAKTI BINA BANGSA BERBUDI BAWA LAKSANA

GERAKAN PRAMUKA
GUDEP 05.157 – 05.158
SMA TUNAS KELAPA JEPARA
Pembina Gudep,

Drs. MUH. SATYA DHARMA


Tembusan Kepada Yth. :
1.        Ketua Kwartir Cabang Jepara
2.        Ketua Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Kwarcab Jepara
3.        Ketua Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Kwarran Jepara
4.        Kepala Sekolah SMA Tunas Kelapa Jepara selaku Kamabigus
5.        Arsip


Contoh : PEMBAGIAN KODE SURAT DAN KOMISI/BIDANG/KELOMPOK SBB :
KODE
KOMISI/ BIDANG/ KELOMPOK
A
Pimpinan, Staf, Tata Usaha
B
Komisi Tekpram
C
Komisi Giat Ops
D
Komisi Keuangan
E
Komisi Administrasi
F
Lemdikacab
G
Kehumasan
H
Saka Bahari
J
Saka Bakti Husada
K
Saka Bhayangkara
L
Saka Dirgantara
M
Saka Kencana
N
Saka Tarunabumi
P
Saka Wanabakti
Q
Badan Pengelola Unit Usaha Kwartir
R
Unit Usaha Taman Rekreasi Pramuka
S
Unit Usaha Bumi Perkemahan
T
Unit Usaha Kedai Pramuka
U
Unit Usaha Lain  ( Percetakan, Koperasi dll)
V
Yayasan Pramuka
Dalam pemberian Kode surat ada beberapa yang kode yang menyesuaikan perubahan komisi yang ada saat ini, seperti yang dilakukan salah satu Kwartir Daerah dengan mengeluarkan SK untuk perubahan itu, seperti :
B
Komisi Tekpram
Komisi Binawasa
C
Komisi Giat Ops
Komisi Program Pendidikan
D
Komisi Keuangan
Komisi Keuangan (Tetap)
E
Komisi Administrasi
Komisi Manajemen

Catatan : Penggunaan Kode dengan Huruf  I dan O ditiadakan untuk menghindari kesamaan dalam penulisan dengan angka 1(satu) atau 0 ( Nol ).


Jika terjadi penambahan kelompok maka dapat diberi kode huruf berikutnya dan bila telah sampai Z dapat dilanjutkan dengan penulisan kode AA, BB dan seterusnya.
Share:
Post a Comment

Klik Disini

Google+ Followers